Pertemuan dengan Mitra Jagal, RPH Surabaya Tegaskan Operasional Unit TOW Mulai 31 Maret 2026
Pertemuan dengan Mitra Jagal, RPH Surabaya Tegaskan Operasional Unit TOW Mulai 31 Maret 2026

Keterangan Gambar : PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda kembali menggelar pertemuan bersama para mitra jagal, Rabu (11/3/2026). RPH Surabaya/ Alif


Surabaya (rphsurabaya.co.id) – PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda kembali menggelar pertemuan bersama para mitra jagal sebagai tindak lanjut diskusi yang dilaksanakan dua pekan sebelumnya pada 25 Februari 2026. Pertemuan yang berlangsung Rabu (11/3/2026) ini juga mengundang Polresta Tanjung Perak Surabaya, Kapolsek Semampir, Danramil Semampir, Camat Semampir, DPRKPP Kota Surabaya, Satpol PP Kota Surabaya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian , DKPP Kota Surabaya, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkot Surabaya.

Sebelumnya, sejumlah mitra jagal dari RPH Pegirian menyampaikan masukan tentang kesiapan fasilitas serta beberapa sarana yang dinilai perlu disempurnakan sebelum operasional berjalan secara optimal. Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi sehingga aktivitas pemotongan di unit baru dapat berjalan lebih baik dan nyaman bagi seluruh mitra jagal sapi.

Kepala Bagian Pemotongan RPH Surabaya, drh. Nowo Siswo Yuworo, menjelaskan bahwa pertemuan lanjutan ini digelar untuk memastikan seluruh masukan dari para mitra jagal mendapat perhatian serius dari manajemen. “Pertemuan hari ini merupakan tindak lanjut dari diskusi dua minggu lalu bersama para mitra jagal RPH Pegirian. Pada pertemuan sebelumnya, mereka menyampaikan sejumlah masukan terkait kesiapan operasional, terutama beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki atau dilengkapi,” ujarnya.

Menurut drh. Nowo, dalam pertemuan tersebut Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda menyampaikan perkembangan terbaru terkait usulan yang telah diajukan oleh para mitra jagal. Beberapa perbaikan sarana dan prasarana yang diusulkan mitra jagal akan diakomodasi oleh Pemerintah Kota Surabaya sebagai bentuk dukungan terhadap operasional RPH Tambak Osowilangon. “Direktur Utama menyampaikan bahwa usulan terkait kelengkapan sarana dan prasarana di RPH Tambak Osowilangon akan diakomodir oleh Pemerintah Kota Surabaya,” jelasnya.

Selain itu, dalam forum tersebut juga disampaikan tentang dimulainya operasional unit RPH Tambak Osowilangon. Sesuai arahan Pemerintah Kota Surabaya, operasional pemotongan di lokasi tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada 31 Maret 2026.

Dengan kepastian jadwal tersebut, RPH Surabaya berharap para mitra jagal dapat mempersiapkan diri secara bertahap, baik dari sisi operasional maupun kesiapan teknis lainnya.

RPH Tambak Osowilangon sendiri dibangun sebagai fasilitas pemotongan hewan yang lebih modern dan higienis, sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan standar pelayanan pemotongan hewan di Kota Surabaya. Unit ini juga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas pemotongan sapi yang lebih tertata dan sesuai standar keamanan pangan.

RPH Surabaya juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan para mitra. Dengan kolaborasi yang baik antara manajemen, mitra jagal, serta dukungan dari Pemerintah Kota Surabaya, diharapkan operasional RPH Tambak Osowilangon dapat berjalan optimal sekaligus meningkatkan kualitas layanan pemotongan hewan di Kota Surabaya.(ant)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)