Pendaftar Qurban RPH Surabaya Capai 130 Ekor Sapi, Utamakan Kesejahteraan Hewan, 25 Mei Ditutup
Pendaftar Qurban RPH Surabaya Capai 130 Ekor Sapi, Utamakan Kesejahteraan Hewan, 25 Mei Ditutup

Keterangan Gambar : Hewan qurban di RPH Surabaya. Arsip RPH Surabaya/ Alif


Surabaya (rphsurabaya.co.id) - Minat masyarakat terhadap layanan qurban amanah di PT RPH Surabaya Perseroda terus meningkat menjelang Iduladha 2026. Hingga Rabu sore, (13/5/2026), jumlah hewan qurban yang telah terdaftar mencapai 130 ekor sapi. Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar A Isnugroho, merinci dari total tersebut sebanyak 104 ekor terdaftar pada layanan Prima yakni potong kemas kirim, sedangkan 26 ekor lainnya memilih layanan Super atau lepas tulang.


“Untuk hari pertama penyembelihan tanggal 27 Mei sudah penuh. Saat ini pendaftaran masih tersedia untuk tanggal 28 siang, 29, dan 30 Mei,” ujarnya. Tahun ini, RPH menargetkan total pemotongan mencapai 250 ekor sapi. Pendaftaran direncanakan ditutup pada 25 Mei 2026 atau sewaktu-waktu jika kapasitas sudah penuh lebih dahulu.


Fajar juga menjelaskan, RPH Surabaya tidak hanya memastikan proses penyembelihan berjalan lancar, tetapi juga mengedepankan aspek kesejahteraan hewan selama proses qurban berlangsung. Menurutnya, proses pemotongan sapi qurban dilakukan secara cepat dalam sekali proses sembelihan oleh juru sembelih halal (Juleha) yang telah tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). “Kami sangat memperhatikan cara penyembelihan hewan agar tidak menyakiti hewan qurban. Seluruh proses dilakukan oleh juru sembelih halal yang sudah terlatih, berpengalaman, dan memiliki sertifikat BNSP,” katanya.


Selain proses penyembelihan, RPH Surabaya juga menangani pencacahan hingga pengemasan daging secara higienis oleh tenaga terampil dan berpengalaman sehingga lebih cepat selesai. Khusus layanan potong kemas kirim, daging qurban akan dikemas menggunakan plastik food grade dengan pilihan kemasan full daging atau kombinasi daging dan tulang.

Sementara layanan super diperuntukkan bagi masjid atau yayasan yang masih ingin melakukan proses pencacahan dan distribusi daging secara mandiri di lokasi masing-masing.


Fajar menegaskan, pengalaman RPH Surabaya dalam menangani pemotongan hewan qurban menjadi jaminan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan yang aman dan sesuai syariat. “Insya Allah masyarakat tidak perlu ragu dengan kondisi hewan qurban dan dagingnya, karena proses di RPH dilakukan secara syar’i, higienis, sehat, dan aman,” tegasnya.


Pihak RPH Surabaya mengimbau masyarakat yang ingin menggunakan layanan qurban agar segera melakukan pendaftaran sebelum kuota terpenuhi.  “Kami berharap masyarakat Surabaya bisa memanfaatkan layanan RPH Surabaya untuk membantu proses pemotongan hewan qurban secara bersih, sehat, higienis, aman, dan sesuai syariat Islam,” pungkas Fajar.(ant)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)