Jelang Ramadan, RPH Surabaya Komitmen Perkuat Layanan
Jelang Ramadan, RPH Surabaya Komitmen Perkuat Layanan

Keterangan Gambar : Direktur Utama RPH Surabaya Perseroda, Fajar A. Isnugroho dalam briefing pagi Senin (16/2/2026).


Surabaya (rphsurabaya.co.id) - Menjelang bulan suci Ramadan, jajaran manajemen dan karyawan RPH Surabaya menegaskan komitmen memperkuat pelayanan, serta kesiapan operasional untuk menjaga stabilitas pasokan dan kualitas daging bagi masyarakat. Hal itu disampaikan Direktur Utama RPH Surabaya Perseroda, Fajar A. Isnugroho dalam briefing pagi Senin (16/2/2026).

Dalam arahannya, Fajar mendorong kinerja seluruh tim untuk tetap solid meski aktivitas operasional meningkat. Menurutnya, seluruh unit produksi di berbagai lokasi saat ini berjalan optimal sehingga kebutuhan pasar tetap terpenuhi. “Apresiasi kepada seluruh tim yang sudah bekerja keras sehingga operasional berjalan optimal," ujarnya.

Fajar menekankan bahwa menjelang Ramadan hingga Idulfitri terdapat tiga semangat utama yang harus dijaga seluruh pegawai, yakni semangat melayani, semangat berbagi, dan semangat memperbaiki diri. 

Ia menegaskan pelayanan menjadi fondasi utama karena perusahaan milik daerah tersebut tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga melayani kebutuhan masyarakat Surabaya. “Orang membeli bukan sekadar harga, tetapi membeli keramahan, ketepatan waktu, dan kualitas. Maka pelayanan harus diutamakan,” tegasnya.

Manajemen juga tengah menyiapkan pemotongan sapi mandiri sebagai strategi peningkatan suplai serta mendukung kebutuhan unit niaga. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan ketersediaan stok sekaligus mempercepat perputaran usaha. “Semangat marketing jangan pernah putus. Masih ada segmen pasar yang mencari produk kita karena kualitasnya,” katanya.

Di sisi lain, ia mengajak seluruh karyawan memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi. Menurutnya, budaya berbagi bukan hanya bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan tim. “Berbagi itu tidak harus menunggu kaya. Yang penting niat dan kemauan,” tuturnya.

Menutup arahannya, Fajar juga menekankan pentingnya kerja sama tim dan kolaborasi lintas bagian agar kinerja semakin optimal. “Yang kita butuhkan adalah super tim, bukan superman,” pungkasnya.(ant)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)