Hadapi Situasi Global, RPH Surabaya Dorong Efisiensi dan Totalitas Pegawai
Hadapi Situasi Global, RPH Surabaya Dorong Efisiensi dan Totalitas Pegawai

Keterangan Gambar : Apel pagi staf dan karyawan PT RPH Surabaya Perseroda yang digelar Senin (6/4/2026). RPH Surabaya/ Adek


Surabaya (rphsurabaya.co.id) - Momentum pasca Idulfitri dimanfaatkan manajemen RPH untuk memperkuat kembali semangat kerja seluruh karyawan. Dalam apel pagi yang digelar Senin (6/4/2026) Direktur Administrasi dan Keuangan RPH Surabaya, Rudi Hardianto, SE, menyampaikan pesan penting tentang keseimbangan antara nilai keagamaan dan semangat kerja yang harus terus dijaga.

Mengawali arahannya, Rudi mengajak seluruh karyawan untuk merefleksikan ibadah Ramadan yang telah dijalani selama sebulan penuh. Menurutnya, keberhasilan menjalankan puasa tidak lepas dari keikhlasan, ketulusan, dan tanggung jawab

Dengan nilai-nilai yang sama pentingnya, hal ini bisa diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. “Kalau kita bisa menjalankan ibadah puasa sebulan penuh dengan ikhlas, maka pekerjaan juga harus dijalankan dengan cara yang sama—ikhlas, sabar, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ia menegaskan, pekerjaan seberat apa pun akan terasa lebih ringan jika dijalani dengan hati yang lapang. Bahkan, menurutnya, hasil kerja yang dilakukan dengan penuh keikhlasan bisa memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Selain aspek mental dan sikap kerja, Rudi juga menekankan pentingnya perlindungan diri melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Seluruh karyawan yang belum terdaftar diminta segera mendaftarkan diri secara mandiri sebagai bentuk tanggung jawab pribadi terhadap risiko kerja. “Ini untuk melindungi diri kita sendiri. Dari berangkat kerja sampai pulang, semua ada risikonya. Minimal kita punya jaminan,” jelasnya.

Menutup arahannya, Rudi mengajak seluruh karyawan untuk mensyukuri kesempatan bekerja di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Ia mencontohkan banyak perusahaan di sektor lain yang terpaksa merumahkan karyawan akibat kendala produksi. “Di luar sana banyak yang harus berhenti bekerja. Kita yang masih punya pekerjaan, mari kita jaga dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda Fajar A. Isnugroho menyampaikan bahwa kondisi ekonomi saat ini tidak sedang baik-baik saja. Oleh karena itu, seluruh elemen perusahaan diminta untuk mulai menerapkan pola kerja yang lebih efisien dan bertanggung jawab.

“Saat ini kita berada dalam situasi yang tidak baik-baik saja. Dunia usaha terdampak kondisi global. Maka di level RPH, kita harus mulai melakukan efisiensi,” tegas Fajar.

Dijelaskan Dirut RPH efisiensi harus dimulai dari hal-hal sederhana namun konsisten dilakukan. Mulai dari penghematan listrik, pengendalian penggunaan fasilitas kantor, hingga penataan ulang belanja operasional. “Hal-hal kecil seperti mematikan listrik, mencabut colokan, sampai menghindari pemborosan harus jadi kebiasaan. Ini langkah kita untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan,” ujarnya.

Langkah ini dinilai penting sebagai upaya antisipasi terhadap kenaikan harga akibat dampak global, termasuk kenaikan BBM yang berpotensi memicu peningkatan biaya operasional.(ant)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)